Showing posts with label Penyerapan Anggaran. Show all posts
Showing posts with label Penyerapan Anggaran. Show all posts

Wednesday, 14 October 2015

Langkah-langkah akhir tahun anggaran 2015, Bendahara Pengeluaran


LANGKAH-LANGKAH AKHIR TAHUN ANGGARAN 2015, BERSIAPLAH JADI "PAHLAWAN" PENYERAPAN ANGGARAN

13 Oktober 2015, kita sudah memasuki triwulan IV tahun 2015. Itu artinya, siapkan waktu dan tenaga ekstra buat teman-teman pengelola keuangan di instansi masing-masing. Jangankan instansi pemerintah, swasta pun mendekati akhir tahun biasanya ikutan repot juga.

Dari tren tahun-tahun sebelumnya, om berpendapat kalau bulan november dan desember nanti penyerapan anggaran pasti meroket. Mengapa? biasanya banyak pekerjaan yang di"geber" untuk terlaksana sesuai dengan rencana awal yang telah dibuat, maupun pekerjaan yang telah dikontrakkan yang pembayarannya dilaksanakan mendekati tutup tahun anggaran.

Menghindari penumpukan itu, Dirjen anggaran mengeluarkan Per-24/PB/2015  tentang pedoman pedoman pelaksanaan penerimaan dan pengeluaran negara pada akhir tahun anggaran 2015. Secara ringkas, dari pedoman tersebut, dapat dilihat tabel dibawah ini:
 

Hal-hal yang perlu diketahui oleh Bendahara adalah sebagai berikut:
1. SPM-GUP/UP/ dan TUP diajukan SPMnya paling lambat tanggal 7 Desember 2015
2. SPM GUP Nihil diajukan SPMnya paling lambat tanggal 8 Januari 2016, dengan tanggal di SPMNya 31 Desember 2015.
3. Sisa dan UP tahun Anggaran 2015 harus sudah disetor maksimal Tanggal 31 Desember 2015, dengan terlebih dahulu melakukan pencocokan data dengan KPPN.
4. Pembayaran Uang Makan dan Uang Lembur PNS bulan Desember 2015 dapat dibayarkan pada bulan berkenaan dengan mekanisme UP.
5. Kalau masih menyisakan pembayaran honorarium pegawai yang masih banyak belum terbayar sampai dengan bulan Desember 2015, agar mengingatkan ke Staf Pengelola Keuangan untuk dibayarkan melalui mekanisme SPM-LS saja agar tidak terlalu membebani pembayaran yang akan dilakukan melalui UP.
6. Tetap Semangat menghadapi akhir tahun, karena nanti silabinya pasti banyak yang diinput.
7. Sering melakukan backup aplikasi, agar kalau terjadi error dapat direstore ulang dan diperbaiki.
8. Berkoordinasi dengan Pengelola Keuangan terkait pembayaran yang akan dilakukan dengan mekanisme UP.
9. Jangan tunda sampai besok apa yang bisa dikerjakan lusa.




Mudah-mudahan kita diberi kelancaran menghadapai akhir tahun anggaran ini. agar meja kerja kita bisa rapi seperti ini.



Triwulan Terakhir 2015, Penyerapan Anggaran Meroket

Triwulan Terakhir 2015, Penyerapan Anggaran Meroket


Meroket? curi istilah dari media dulu, ekonomi meroket di bulan September. Tapi bukan itu, maksudnya penyerapan anggaran nanti yang meroket di bulan Desember. Lah, kok bisa? bisa donk, biasanya rekan-rekan instansi yang om amati banyak alasan kenapa penyerapan ekonomi meroket di akhir tahun (Tempat om juga gitu kok)

ada jurnal ilmiah tentang penyerapan anggaran di instansi pemerintah yang barusan om baca. Judulnya ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENYERAPAN ANGGARAN PADA SATUAN KERJA LINGKUP PEMBAYARAN KPPN BLITAR. Penelitiannya dilakukan untuk pelaksanaan anggaran tahun 2012. Isi abstraknya seperti ini:

ABSTRAK 

     Salah satu instrumen kebijakan fiskal dalam mempengaruhi perekonomian adalah melalui sektor pengeluaran pemerintah.Pada dasarnya pengeluaran pemerintah tersebut bertujuan untuk menyediakan barang dan jasa, serta memenuhi kebutuhan dasar masyarakat yang tidak dapat disediakan oleh pihak swasta. Oleh karena itu diperlukan proses penyerapan anggaran belanja negara yang dinamis dan terjadwal guna mempercepat proses pembangunan dan memacu tingkat pertumbuhan ekonomi. Pola penyerapan anggaran belanja yang terjadi pada Kota Blitar, Kabupaten Blitar, dan Kabupaten Tulungagung tahun anggaran 2012 yaitu rendah di awal tahun dan menumpuk di akhir tahun anggaran. 
     Penelitian ini menggunakan analisis faktor dan regresi logistik. Dari 15 variabe awal yang dimunculkan, diperoleh 3 faktor yakni Faktor Adminsitrasi dan SDM, Faktor Perencanaan, dan Faktor Pengadaan Barang dan Jasa.Hasil analisis data menunjukkan bahwa Faktor adminstrasi dan SDM mempunyai pengaruh yang tidak signifikan terhadap penyerapan anggaran satuan kerja, sedangkan faktor perencanaan dan faktor pengadaan barang dan jasa yang mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap penyerapan anggaran satuan kerja.

Jurnal ini ditulis oleh Prasetyo Adi Priatno M. Khusaini Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

sumber :http://educipta.com/wp-content/uploads/2014/10/Analisis-Faktor-Faktor-yang-Mempengaruhi-Penyerapan-Anggaran-pada-Satuan-Kerja-Lingkup-Pembayaran-KPPN-Blitar.pdf

sebagai informasi, penyerapan APBN  kita sampai dengan semester I Tahun Anggaran 2015 adalah seperti tabel di bawah ini:

sumber : http://www.anggaran.depkeu.go.id/dja/acontent/pelaksanaan%20APBN%20sem.1.pdf

Sampai semester satu saja dapat kita lihat bahwa Perkiraan Belanja Pemerintah Pusat baru sekitar 33,1 % dari total pagu APBNP. Itupun masih perkiraan, sehingga seperti tahun-tahun sebelumnya, Penyerapan banyak terjadi di Semester II, dan di akhir tahun anggaran.

Berita kompas pada 16 September 2015





sumber : http://print.kompas.com/baca/2015/09/16/Penyerapan-APBN-Membaik

Dari uraian di atas, dapat kita lihat bahwa Penyerapan sampai dengan Bulan September di beberapa kementerian pun masih di bawah 50%.
Untuk menghadapi tingginya penyerapan di akhir tahun nanti, Dirjen Perbendaharaan mengeluarkan aturan tentang pedoman pelaksanaan penerimaan dan pengeluaran negara pada akhir tahun anggaran 2015, dari situ nanti KPPN akan menerbitkan surat yang berisi langkah-langkah dalam menghadapai akhir tahun anggaran 2015. Aturannya dapat diunduh di bawah ini.

1. Per-24/PB/2015 tentang pedoman pelaksanaan penerimaan dan pengeluaran negara pada akhir tahun anggaran 2015
2. S-4355/WPB.12/KP.0222/2015 tanggal 6 Oktober 2015